Aug 27 2008

Posesif dan Gaya Hidup

Ingat dengan iklan rokok yang menceritakan kekasih yang posesif? “Sayang…lagi dimana? NGapain? dengan siapa?” kurang lebih narasinya seperti itu. Di akhir ada tag “Pacar posesif, enjoy aja”! Ya seperti itu. Posesif bisa diartikan memiliki rasa takut kehilangan dan rasa memiliki yang berlebihan terhadap pasangan. Saya pikir sikap posesif bisa terjadi karena dua hal, yaitu pengalaman dan sikap atau gaya hidup dari pasangannya itu sendiri. Sebagian ada yang menganggap hal ini adalah wajar, ada juga yang menganggap hal ini sudah keterlaluan.

Sebagai seorang pasangan harusnya saling percaya karena ini merupakan modal utama dalam mempertahankan sebuah hubungan. Tapi sebagai manusia, kita juga mempunyai perasaan yang tidak selalu konsisten, apalagi jika di bumbui dengan kejadian yang menyebabkan perubahan tersebut. Misalnya saja pasangan kita memperlakukan dan memposisikan kita sama dengan teman-temannya, artinya tidak ada yang spesial. tentunya wajar jika suatu saat kita bertanya “lalu bedanya aku dengan dia apa?”. Atau mungkin pasangan kita bertelepon ria dan sms dengan kata-kata yang sama seperti menelpon kita. Memberikan hadiah yang sama dengan apa yang kita dapatkan. Kalau dari pengalaman misalnya, pasangan kita mempunyai record pernah selingkuh atau dekat dengan lawan jenis lain tanpa sepengetahuan kita. Atau kita sendiri pernah selingkuh dengan cara yang sama :D . Tentu hal-hal seperti ini menjadi pertimbangan bagi pasangan yang mempunyai sikap posesif. Yah…apapun alasannya, saya merupakan orang yang menganggap kalau posesif itu sikap yang wajar, toh manusia adalah tetap manusia yang mempunyai perasaan.

Posesif dan gaya hidup memiliki hubungan yang erat, saling terkait. Ada sebab ada akibat, itu hukum alam. Bagaimana dengan pendapat rekan?

Popularity: 5% [?]

TAGS:

5 Comments on this post

Trackbacks

  1. LeOden said:

    Barangkali sekarang ini semua orang sudah posesif terhadap segala hal yang dimiliki. Bahkan di kotaku ini ada anekdot, karena saking takutnya kehilangan, untuk dihilangkan dosanya aja orang-orang pada ga mau…:D

    August 27th, 2008 at 9:21 am
  2. Artha said:

    kekasih macam gini asik donk yach :)
    tapi kayaknya sih kagak enak juga :)
    kagak bisa kemana-mana dengan tanpa membuat laporan
    :D

    August 27th, 2008 at 9:45 am
  3. audy said:

    mmm….posesif…..kesannya cenderung membatasi…yang keluar dari ego masing2. menurut saya, hati nurani kitalah yang sebaiknya lebih berperan… supaya masing2 bisa lebih mudah menerima tanpa harus terlalu membatasi…

    August 27th, 2008 at 10:43 am
  4. yudi said:

    wajar aja, asal kadarnya jangan berlebihan, malah ga nyaman kalo terus dipantau dan wajib lapor :-D

    August 27th, 2008 at 12:21 pm
  5. chodirin said:

    ooh itu toh maksudnya iklan itu..

    August 29th, 2008 at 5:09 am

LEAVE A COMMENT

Subscribe Form

Subscribe to Blog

Sponsors


Recent Comments

  • soerdjak: israel + amerika = teroris
  • Donny Kapahang: Yup, semoga masalah...
  • Deddy: Setuju 100% … US and...
  • danu: semoga ada solusi terbaik untuk...
  • tagor: linknya ga bs di download...

Recent Readers

JOIN MY COMMUNITY!